Stevland Hardaway Judkins lahir di Alabama pada tahun 1950 dan tumbuh besar di Detroit sebagai anak yang memiliki semangat luar biasa meski kehilangan penglihatan sejak bayi. Hal tersebut terjadi akibat retinopathy of prematurity (ROP) karena pemberian oksigen berlebih dalam inkubator saat ia lahir prematur. Sejak usia dini, ia sudah menunjukkan bakat jenius dengan menguasai berbagai instrumen seperti piano, drum, dan harmonika secara otodidak sebelum genap berusia sepuluh tahun.
Perjalanan profesionalnya dimulai ketika ia ditemukan oleh Ronnie White dari grup The Miracles, yang kemudian membawanya ke hadapan Berry Gordy di Motown Records. Menggunakan nama panggung "Little Stevie Wonder," ia sempat mengalami masa sulit di awal karier karena Motown kesulitan menemukan gaya musik yang tepat untuknya. Namun, kegigihannya perlahan membuahkan hasil hingga ia berhasil berubah dari seorang penyanyi cilik menjadi musisi dewasa yang berkesan.
Titik balik utama dalam kariernya terjadi saat ia berusia 21 tahun, di mana ia menuntut hak cipta penuh atas karya-karyanya. Keputusan ini memicu lahirnya era keemasan di tahun 1970-an melalui rangkaian album mahakarya seperti Talking Book, Innervisions, dan Songs in the Key of Life. Pada masa ini, ia membuat musik soul dan R&B dengan menggabungkan teknologi synthesizer dengan lirik-lirik yang penuh akan pesan sosial, kemanusiaan, dan spiritualitas.



0 comments:
Post a Comment